Senin, Desember 30, 2013

tanpa judul

ilalang hanyalah ilalang
tak akan pernah menjadi mawar
tp ilalang kuning ini mnjadi melati ketika terpercik cahaya malammu
aq bukan lgi malam sang kunang-kunang
kini aq adalah melati untuk kunang-kunang

jika semua org lahir sebagai selembar kertas putih
aku ingin mnjadi kertas koran
karena setiap hari adalah hari kelahiranku
menghadirkan berita baru, kehidupan baru, penantian baru dan HARAPAN baru

embun selalu jatuh pada akhirnya
ia meninggalkan daun dan lebih memilih tanah
bukan berarti ia tidak ingin bersama daun,
tp jika ia tetap di daun, ia akan menguap oleh matahari
jika di tanah, ia akan menyerap dan suatu saat akan kembali ke daun

sebening embun yang menyelimuti pagi ini, pagi yang lalu, juga pagi yang akan datang
aku selalu ingin menjadi saksi sebelum ia jatuh k tanah
ketika ia melayang di udara
sperti beningnya jiwamu yang menyelimuti hati ku kini, kemarin, dan esok
aq ingin seterusnya,  juga menjadi saksi tunggal pendewasaanmu
bukan untuk mendukung ataupun menuntun
tp untuk menjadi dewasa bersamamu

cinta adalah kesabaran
seperti siang yang menanti malam untuk ia tertelap, dan malam yang menanti pagi agar ia ceria
dan seperti aq yang menantimu agar kita bahagia
kau hidup layaknya kunang-kunang
biarkan aku menjadi malammu
bergaul bersama serangga lain di siang hari
tapi dikala malam hanya kau yang terang
aku yang malam terang bukan karena bintang
tapi karena cahamu
karena malam kau ada
karena gelap kau nyata
aku tak berharap kau jadi bintang


karena kau lebih indah sebagai kunag-kunang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar