Dear Desember,
Apa kamu sedang sedih?
Sepertinya aku yang sedih.
Kamu selalu menjadi bulan spesial di setiap tahunnya. Bukan sekedar bulan lahirku, tapi karena pesona dan cerita yang selalu hadir.
Tapi kini desember yang ku dapat membuat semakin resah.
Kini deaember buhan hanya miliku, tapi dia dan kamu juga punya desember, sampai berita yang aku dapat di bulan desember tentang masa depanku
Desember saat ini lumayan merampok bahagiaku
Maafkan aku desemberku, aku selalu senang menyambutmu. Meski tak melulu indah hadirmu
Salam sayang
Uut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar