Dear Uut,
Aku tau belakangan ini banyak kesulitan yang kamu alami, semua datang bagai iringan air laut yang pasang di pemukiman. Mengalir tanpa tau kapan berhenti.
Percayalah, cinta tak akan salah dalam memilih. Karena cinta itu datang dari hati yang dipilih, dan hati itu tidak pemilih.
Percayalah, waktu tak pernah berdusta. Dia selalu datang sesuai janji. Satu menit akan sungguh datang dalam satu menit kemudian. Kamu hanya perlu percaya dan menunggu waktu itu datang.
Percayalah, setiap kejadian sudah digariskan oleh Nya. Kamu hidup sekarang atau nanti sama saja, karena nasibmu sudah ada. Syukuri apa yang kamu peroleh, meski itu baik atau vonis buruk. Karena setiap kejadian yang kita alami saling berantai dengan takdir hidup kita di depan.
Percayalah, semakin kamu menebar keindahan maka keindahan pula yang akan kamu petik.
Aku mohon untuk terus berusaha menjadi kuat menghadapi semuanya. Kamu dibentuk bukan dengan cara halus.
Mungkin ini yang dipersiapkan bapak dan ibu untukmu. Supaya bahumu mampu tetap tegap dan kakimu mampu menopang tubuhmu sendiri.
Aku mencintaimu uut.
Siapa lagi yang mampu mendukungmu selain diriku?
Percayalah, apapun yang terjadi aku selalu ada mendampingimu, uut.
Keep strong and never give up.
Kamu lebih kuat dari yang kamu tau, dan aku percaya itu
Salam,
Uut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar