Kamis, Januari 30, 2014

Panggung kita

ketika aku tetap tinggal dalam hidupku sendiri
Hidup adalah sebuah panggung drama, dimana siapa yang memerankan tokohnya dengan baik maka dia lah yang sukses dalam drama ini. Sebuah filosofi yang menurutku sangat berpihak pada satu sudut. Dalam panggung drama ada tokoh protanonis, antagonis dan sisanya sebagai tritagonis. Semua berbanding : 1 protagonis, 1 antagonis dan 1 juta tritagonis. Sang protagonis dan antagonis akan dengan mudah mendalami karakter yg dimainkan karena mereka sebagai tokoh utama (sering muncul), bagaimana dengan tritagonis? Hanya muncul sesekali dan mempunyai tujuan yang sama, yaitu menjadi juara dalam drama tersebut.



Jadi, apakah hidup ini bisa diibaratkan panggung drama? Jawabannya bisa, kita semua tokoh protagonis itu. Jadikan hidup kita sebagai panggung yang seutuhnya milik kita dan kitalah yang di nanti para penonton, penonton hanya melihat kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar