Minggu, Desember 17, 2017

Surat Cinta #2

Dear Uut,

Bukan karena meninggi atau kagum pada diri sendiri, hanya sebagai ungkapan cinta.

Aku bisa tumbuh menjadi seperti sekarang tidak lepas dari didikan bapak dan ibi, namun menginjak usia 16 tahun kedua orang tuaku sudah menyerahkan padaku tujuan hidupku sendiri.

Mulai dari kuliah sampai pekerjaan,
Mereka terus menemaniku dalam bentuk suport dan doa.

Setiap hal dalam hidup bukanlah suatu kebetulan, semua sudah diatur oleh Maha Pencipta.

Misalnya pertemuanku dengannya yang menurutku membawa banyak perubahan besar dalam hidupku.

Dia selalu berkata, "adanya aku adalah untuk menguatkanmu, bukan melemahkanmu. Begitu pun sebaliknya adanya kamu untuk aku."

Ya, dia berfikir dengan kita bersama adalah untuk saling menguatkan.

Kita saling menguatkan dalam doa, karena raga kita tak bisa bersatu.

Terima kasih untuk kekuatannya, namun aku tau saat ini aku hanya mengandalkan diriku untuk melaluinya

Ketika ketidaksempurnaan disanding dengan suatu yang sempurna, ia akan semakin menunduk.

Bukankah cinta sesungguhnya akan rela melepas cinta untuk orang yang dia cinta menemukan kebahagiannya.

Ingat Ut!
Kamu pernah bilang kalau bahagiamu adalah membuat dia bahagia.
Kalau kamu tidak mampu, biarlah dia mencari bahagia.

Uut bukan kalah sebelum perang
Uut hanya tau kapan harus berjuang
Dan kapan ia butuh ranjang

Selamat istirahat sejenak, ut
Dirimu selalu mencintaimu

Rabu, Desember 13, 2017

Surat Cinta #1

Dear Ibu,

Assalamualaikum,
Hallo bidadari nyata yang ditakdirkan Allah swt untuk menjadi Madrasahku sedari kecil. Melalui surat ini uut mau menyampaikan kata yang entah apa tepatnya. Karena terima kasih saja masih kurang.

Yang pasti, uut sangat cinta Ibu lillahita'ala. Ibu yang selalu bertangan dingin membimbing dan mendidik Uut, dengan segala kesibukan dan kesepiannya.

Entah bagaimana cara Ibu menyusun silabus madrasah di rumah untuk mendidik Uut. Mendidik kami, 3 putra putrinya sampai tumbuh menjadi pribadi seperti sekarang.

Bapak yang bekerja lapangan dan pulang satu sampai dua bulan sekali selalu dibuat tenang dengan kepiawaian Ibu mengurus kami, 

"Jangan-jangan dahulu Ibu punya lampu Aladin yang dapat membantu semua nya."
Uut sempat berfikir demikian saat usia SD. Karena segalanya terasa damai saat dekat Ibu.

Kini usia uut semakin bertambah, Ibupun semakin menua. Jika nanti saatnya uut menempuh hidup yang baru, dan surga Uut berpindah dari telapak kaki Ibu, satu-satunya yang Uut tau adalah Uut akan berusahan menjadi seorang istri dan seorang ibu seperti Ibu. Karena Ibu lah satu-satunya wanita terbaik yang pernah Uut kenal sepanjang hidup Uut.

Ibu satu-satunya panutan Uut. Tangan Uut akan selalu dingin untuk menyejukkan ibu sekaligus hangat untuk mendekap Ibu.

Terima kasih ya Allah telah memberikanku Bidadari terindahmu

Dan terima kasih Ibu untuk setiap detik dalam hidup Uut..

I love Ibu

Prolog 9 Surat Cinta bulan Desember

Bosan dengan tulisan melow seperti orang depresi yang ingin bunuh diri.
Aku akan tutup tahun 2017 ini dengan deretan Surat Cinta

Meski jengah dengan sumpah serapah yang semakin merekah
Mari akan ku perlunak dengan Cerita melalui Surat Cinta

Malam ini akan ada Surat Cinta Pertama yang terbit.
Akan ada 9 Surat Cinta.
Adakah diantaranya untuk kamu?
Pastinya beberapa tentang mereka

Selamat bulan Desember

Desember yang selalu penuh Cinta, mungkin tidak di Tahun ini
Maka akan ku buat Cinta itu tetap bersemi.

Harus tetap menebar Cinta walau tak diCinta

❤❤❤

Senin, November 20, 2017

Cinta

Aku Cinta padamu sejak awal cerita panjang kita

Memang tak melulu tentang kita,
Kadang tentang mereka atau pikiran kita
Dari setapak cerita berbuah cinta

Katamu, cintamu karena fikiranku
Aku?
Lalu apa yg membuat cintaku padamu tumbuh?
Tidak ada
Karena alasannya adalah adanya dirimu yang menumbuhkan cinta itu

Seperti embun yang jatuh ketanah selalu cinta pada daun
Tak ada alasan untuk mencintai
Biarlah diri kita sebagai alasan saling mencintai

Lalu apa itu CINTA?
Bagiku, Cinta seperti buku
Tersusun dari 26 huruf alfabet namun dapat terangkai menjadi makna tak terhingga
Menciptakan dunia yang berbeda-beda
Tercipta sebagai mahakarya
Menimbulkan gelora yang tak terduga
Hanya dari 26 huruf menjadi jutaan cerita
Dan selalu berhasil menempati ruang dihati pembaca
Kita berdua adalah 26 huruf dalam abjad Cinta

Tabib dan Pengenbara dalam Kandang

Ini adalah sebuah kisah
Antara tabib dan pengembara yang terluka

Sang pengembara butuh perawatan,
Ia tahu bahwa sang tabib mampu merawatnya dengan baik,
Namun sayang ada kandang yang membatasi gerak pengembara untuk mendapat perawatan tabib,

Setiap saat tabib menjenguknya dan menengok kabar si pengembara,
Walau tak sampai untuk penyentuh tubuh pengembara, tabib tetap berusaha maksimal merawat pengembara dengan jarak yang ada,
Kandang yang mengelilingi pengembara tidak akan menyakiti pengembara,
Namun menyakiti hati karena menjadi batas antara dia dengan pengembara,

Begitu besar cinta antara tabib dan pengembara,
Mungkin dengan cinta itu lah yang menguatkan keduanya walau ada kandang sebagai pemisah,

Mulanya mereka bukan ingin dipertemukan,
Tapi waktu yang mengharuskan mereka bertemu,
Dan takdir yang menjalankan mereka mencinta,
Sampai sumpah yang terus berusaha mereka pertahankan,

Pengembara mulai pulih,
Tapi ia tetap ingin berada dalam kandang,
Tabib tak ada alasan untuk tetap tinggal,
Karena ada hal lain yang butuh sentuhan tangan dinginnya,
Pengembara yang enggan pergi dengan Tabibpun hanya rela,
Karena dalam kandang lebih aman dari pada berkelana

Tabib pergi untuk melanjutkan tugasnya,
Tanpa pengembara,
Ditinggalnya separuh jiwa yang telah melekat pada Pengembara,
Menangani pengembara lain dengan sebelah jiwa,
Berusaha utuh tanpa pernah penuh,

Jika yang separuh mulai hancur,
Tabib selamanya menjadi lebur,
Seandainya pengembara mau kabur
Walau tak sempurna, tapi dapat berbaur
Ah, Tabib hanya mencari syukur