aku bukan siang maupun malam
aku senja.. yang terombang ambing di antara cahaya matahari
aku hanya bayangan yang mengikuti langkahnya..
tak ingin selamanya.. tapi untuk selamanya..
tak ada suara desahan yang terdengar.. apalagi kata.. bagaimana dengan cerita?
aku hanya diam
diam ku bukan untuk mengalah
diam tak berguna yang ku lakukan..
kalah yang ku rasakan
aku bukan bunga..
aku ilalang.. yang berbaur bersama bunga
bukan sebagai penyempurna, tapi sebagai pelengkap..
tak ingin hidup.. tapi takdir memberiku hidup..
tak ada sentuhan yang ku rasa.. apa lagi dekapan.. bagai mana dengan cinta?
ya..
bagaimana dengan cinta bila hanya diam yang kurasa.. bukan perjalanan..
lalu apa itu tarian?
aku hanya bocah yang menanti peri turun dari dedaunan yang berselimut embun
walau mustahil, aku akan tetap menunggunya untuk menyadari bahwa aku telah tercipta..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar