Selasa, September 20, 2011

MASPEKA dan baut kecil perahu

MASPEKA baru 2 hari berlalu, banyak pelajaran di balik kejadian itu. yang bikin aku inget sama sebuah kisah tentang baut-baut kecil dalam kapal dan memberi pelajaran bahwa kita adalah satu kesatuan raga.

"Sebuah baut kecil bersama ribuan baut seukurannya dipasang untuk menahan lempengan baja di lambung sebuah kapal besar. Saat melintasi samudera Hindia yang ganas, baut kecil itu terancam lepas. Hal itu membuat ribuan baut lainnya terancam lepas juga.


Baut-baut kecil lainnya berteriak menguatkan, ”Awas! Berpeganglah erat-erat! Jika kamu lepas kami juga akan lepas!”


Teriakan itu didengar oleh lempengan-lempengan baja yang membuat mereka menyerukan hal yang sama. Bahkan seluruh bagian kapal turut memberi dorongan semangat pada suatu baut kecil itu untuk bertahan. Mereka mengingatkan bahwa bautt kecil itu sangat penting bagi keselamatan kapal. Jika ia menyerah dan melepaskan pegangannya, seluruh isi kapal akan tenggelam. Dukungan itu membuat baut kecil kembali menemukan arti penting dirinya di antara komponen kapal lainnya. Dengan sekuat tenaga, ia pun berusaha tetap bertahan demi keselamatan seisi kapal."


Sayang, di dunia nyata seringkali berkebalikan dengan ilustrasi di atas. Kita cenderung girang melihat teman kita ”Jatuh”, bahkan kita akan merasa bangga apabila kita sendiri yang membuatnya gagal dalam hidupnya. Jika itu dibiarkan, artinya perpecahan sedang dimulai dan tanpa sadar kita menggali lubang kubur sendiri.


Jika satu anggota mengalami masalah, yang lain harus mendorong dan menguatkan. Jangan sampai masalah yang dialami rekan tim malah membuat kita senang. Jadi baiklah kita berseru, ”Berpegang erat-erat! Tanpa kamu, kami akan tenggelam!”



terima kasih untuk raka-raka dan nita-nita yang membimbing kita. ^^







Tidak ada komentar:

Posting Komentar