Rabu, Desember 13, 2017

Prolog 9 Surat Cinta bulan Desember

Bosan dengan tulisan melow seperti orang depresi yang ingin bunuh diri.
Aku akan tutup tahun 2017 ini dengan deretan Surat Cinta

Meski jengah dengan sumpah serapah yang semakin merekah
Mari akan ku perlunak dengan Cerita melalui Surat Cinta

Malam ini akan ada Surat Cinta Pertama yang terbit.
Akan ada 9 Surat Cinta.
Adakah diantaranya untuk kamu?
Pastinya beberapa tentang mereka

Selamat bulan Desember

Desember yang selalu penuh Cinta, mungkin tidak di Tahun ini
Maka akan ku buat Cinta itu tetap bersemi.

Harus tetap menebar Cinta walau tak diCinta

❤❤❤

Senin, November 20, 2017

Cinta

Aku Cinta padamu sejak awal cerita panjang kita

Memang tak melulu tentang kita,
Kadang tentang mereka atau pikiran kita
Dari setapak cerita berbuah cinta

Katamu, cintamu karena fikiranku
Aku?
Lalu apa yg membuat cintaku padamu tumbuh?
Tidak ada
Karena alasannya adalah adanya dirimu yang menumbuhkan cinta itu

Seperti embun yang jatuh ketanah selalu cinta pada daun
Tak ada alasan untuk mencintai
Biarlah diri kita sebagai alasan saling mencintai

Lalu apa itu CINTA?
Bagiku, Cinta seperti buku
Tersusun dari 26 huruf alfabet namun dapat terangkai menjadi makna tak terhingga
Menciptakan dunia yang berbeda-beda
Tercipta sebagai mahakarya
Menimbulkan gelora yang tak terduga
Hanya dari 26 huruf menjadi jutaan cerita
Dan selalu berhasil menempati ruang dihati pembaca
Kita berdua adalah 26 huruf dalam abjad Cinta

Tabib dan Pengenbara dalam Kandang

Ini adalah sebuah kisah
Antara tabib dan pengembara yang terluka

Sang pengembara butuh perawatan,
Ia tahu bahwa sang tabib mampu merawatnya dengan baik,
Namun sayang ada kandang yang membatasi gerak pengembara untuk mendapat perawatan tabib,

Setiap saat tabib menjenguknya dan menengok kabar si pengembara,
Walau tak sampai untuk penyentuh tubuh pengembara, tabib tetap berusaha maksimal merawat pengembara dengan jarak yang ada,
Kandang yang mengelilingi pengembara tidak akan menyakiti pengembara,
Namun menyakiti hati karena menjadi batas antara dia dengan pengembara,

Begitu besar cinta antara tabib dan pengembara,
Mungkin dengan cinta itu lah yang menguatkan keduanya walau ada kandang sebagai pemisah,

Mulanya mereka bukan ingin dipertemukan,
Tapi waktu yang mengharuskan mereka bertemu,
Dan takdir yang menjalankan mereka mencinta,
Sampai sumpah yang terus berusaha mereka pertahankan,

Pengembara mulai pulih,
Tapi ia tetap ingin berada dalam kandang,
Tabib tak ada alasan untuk tetap tinggal,
Karena ada hal lain yang butuh sentuhan tangan dinginnya,
Pengembara yang enggan pergi dengan Tabibpun hanya rela,
Karena dalam kandang lebih aman dari pada berkelana

Tabib pergi untuk melanjutkan tugasnya,
Tanpa pengembara,
Ditinggalnya separuh jiwa yang telah melekat pada Pengembara,
Menangani pengembara lain dengan sebelah jiwa,
Berusaha utuh tanpa pernah penuh,

Jika yang separuh mulai hancur,
Tabib selamanya menjadi lebur,
Seandainya pengembara mau kabur
Walau tak sempurna, tapi dapat berbaur
Ah, Tabib hanya mencari syukur

Jumat, Agustus 25, 2017

Celah Ventilasi

Terlalu dini untuk terjaga dan terlalu lamban untuk terlelap..

Salam dini hari,

Aku bukan ingin berbagi kisah sedih,
Aku ingin kamu menemukan kebahagiaan dalam kisah ini,
Meski bukan kisah manis nan romantis,
Tapi akan tetap membuatmu rindu dalam rasa yang kalis,
Karena hanya seberkas cahaya yang menepis untuk gerak angin yang kembang kempis,
Lewat celah kecil membentuk seluet,
Selalu cantik setiap terbangun ngulet,

Seperti celah jendela tanpa pintu,
Cahaya cinta tetap masuk menyerbu,
Membawa angin mengusir pengap,
Walau kadang hanya tanpa suara dan senyap,
Sang pemain saling mengerti bahwa waktu siap menyergap,

Omong kosong dengan terlihat bahagia!
Buatlah bahagia, karena bahagia bukan dinilai atas tampaknya,
Bahagia adalah ciptaan kita,
Atas takdir yang kita terima bagai mukzizat,

Sempat bertanya, kenapa di loteng pengap hanya ada seukuran kecil ventilasi?
Ventilasi ada untuk jalan masuk cahaya dan udara,
Kenapa kecil?
Lagi pula siapa yang akan berdiam lama di dalam loteng? Pengap!
Kapasitas loteng memang bukan untuk tempat hidup selamanya,
Tapi ventilasi ada untuk melayakkan loteng sebagai tempat hidup,
Selayaknya hidup butuh udara, cahaya dan jangkauan keluar,

Seperti dua hati yang saling menyatu,
Sedikit lubang antara kedua hati itu sampai isi dari masing-masing hati keluar dan bercampung dengan isi hati lainnya,
Menyatu dengan perlahan tanpa dipaksa,
Karena lubang kecil yang tidak terlalu mengoyak dan terbuka,
Sedikit tambahan sabar untuk kedua hati menyatu sempurna,
Perlahan, rahasia namun tetap bereaksi asam basa,

Itulah fungsi ventilasi,
Celah kecil tak menyejukkan tapi tetap menghidupkan,
Sama dengan pintu yang terbuka di hati kita, meski kecil tak mengikrarkan tapi akan tetap membahagiakan..

Minggu, Juli 16, 2017

Jatuh Hati Padamu

Kamu tau bagaimana indahnya jatuh hati padamu?
Semua itu ibarat suasana sarapan sempurna dengan susu.
Sehat sekaligus sebagai pengisi energi seharian.

Aku menyukai setiap detik jatuh hati padamu,
Terlalu indah sampai bulan dan mataharipun menjadi saksinya.
Karena aku jatuh hati sepanjang siang malam.

Bagai menemukan kerang bermahkota berlian di pantai karang.
Tidak mungkin karena itu terlalu indah dan mustahil ada.
Tapi saat ini aku memiliki keindahan yang mustahil itu.
Ingin rasanya ku bawa pulang,
Dikemas dengan kotak kaca bening di atas meja kamarku.
Agar tak mudah ku sentuh dan tak sampai ku merusaknya.

Tak apa aku memiliki dalam pandang,
Cukup indah walau hanya diawang,
Dari pada aku paksa dan terkoyak,
Jatuh hatiku yang indah jadi terisak.

Jatuh hati tak melulu indah,
Kamu tau bagaimana susahnya jatuh hati padamu?
Sesusah merubah warna matahari dan bentuk bulan saat kau tidak suka dengan warna dan bentuknya.
Seberapapun usaha tetap percuma.

Cukup satu alasan susah,
karena hanya satu kesusahan yang kuhadapi dan itu membuatku lemah

Dengan segala kesusahan itu aku tak lelah terus jatuh hati padamu,
Karena aku tau, aku tidak berjuang sendiri,
Tapi bila ternyata aku sudah menjadi sendiri,
Aku bukan hanya susah,
Kini aku menjadi musnah